Gawat, Jamaah Pengajian di Garuda Sakti Diduga Ditipu oleh Anak Mantu Murabbi, Rugi Hampir Setengah Miliar

  • Redaksi
  • 03 April 2024, 22:58:00 WIB
  • Hukrim
SHARE 

TABLOIDMENTARI.COM - Berharap bisa membantu suami dalam hal perekonomian yang saat ini sedang kritis, puluhan ibu ibu pengajian di Garuda sakti menjadi korban investasi bodong yang berkedok robot trading berflatform Tikbyte, Rabu 03 April 2024, sekitar jam 10.00 mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) POLDA Riau.

Rombongan ibu ibu Pengajian yang menjadi korban Investasi Tikbyte didampingi oleh Pengacaranya melaporkan Pasangan Suami Istri Inisial NA dan WA yang di ketahui adalah anak dan menantu Guru Pengajian ternama di Garuda Sakti, Pekanbaru.

Menurut pengakuan salah satu korban Penipuan, mengatakan dirinya mengalami kerugian puluhan juta rupiah. “saya rugi hampir seratus juta pak, saya percaya dan gabung di Tikbyte karena NA dan WA adalah anak dan menantu Murobbi kami, lagian NA juga pernah bilang kepada kami bahwa tikbyte ini adalah legal dan jika seandainya ini Scam/bodong maka NA siap mengganti kerugian” terangnya kepada awak media sesaat setelah membuat pengaduan di Polda Riau.

Hal senada juga di sampaikan oleh Pengacara para korban Muhammad Iqbal Hasibuan SH. Ia mengatakan permasalahan klien nya yang sebagian besar ibu-ibu pengajian sudah dilaporkan ke Polda Riau. "Dugaan penipuan yang di alami oleh klien kami sudah kita laporkan ke Polda Riau kerugian berkisar 500 juta yang mana kebanyakan klien kami itu adalah ibu ibu pengajian yang di hasut dan di bujuk rayu oleh NA dan WA untuk bergabung di Tikbyte dengan menjual nama orang tuanya yang tak lain adalah Murabbi/ guru pengajian ternama di garuda sakti" kata Iqbal.

Persoalan investasi bodong ini bukan kali pertama terjadi di kota pekanbaru.

"Investasi dengan iming iming keuntungan berlipat ganda ini harusnya juga sudah menjadi perhatian khusus Dit Reskrimsus Polda Riau, nyatanya udah sangat banyak masyarakat yang resah dengan banyaknya kasus investasi bodong ini" imbuh Iqbal.

Sebelum  para korban pulang meninggalkan Polda Riau, para korban juga berharap melalui awak media agar sampai ke Bapak Kapolda Riau Irjen Pol M. Ikbal, S.I.K.,MH agar kasus penipuan yang menimpa banyak korban tersebut segera di tindak lanjuti dan memberikan keadilan bagi Para korban. (Rls)

Editor : Redaksi

Berita Terkait